Said Didu dan Cipta Panca Laksana Bahas Paha Mulus, Muannas Alaidid Bereaksi Begini

Muannas Alaidid (Foto :@muannas_alaidid)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu dan Politikus Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana jadi perbincangan di jagat media sosial.

Asbabnya, Kedua tokoh ini diduga membahas area sensitif Calon Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati melalui twitter.

Pengacara muda, Muannas Alaidid menilai, cuitan Panca dan Said Didu sebagai bentuk pelecahan seksual.

Menurut Muannas, persoalan hukum dalam cuitan tersebut belum ada, namun cuitan itu menyangkut etika dan moral sebagai dua orang tokoh dan politikus.

Masalah hukumnya memang belum ada, karena memang bukan itu yang disoal, tapi ini erat kaitannya dengan etika dan moral, karena ada yang mengakui mereka tokoh juga politisi,” ujar Muannas dikutip akun twitternya, Ahad (6/9).

Dia menjelaskan, Panca dan Said Didu tak pantas memandang rendah martabat perempuan hanya dari tampilan fisik dan hasrat seksual.

“Pelecahan seksual dengan merendahkan martabat perempuan hanya dari tampilan fisik erat kaitan dengan etika dan moral, terlebih diranah publik, modal penting bagi seorang tokoh dan politisi,” Ujar Muannas.

Munnas kemudian menyindir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang mana salah satu inisiasinya adalah Said Didu.

“Ternyata ‘paha’ yang dibahas oleh mereka yang selama ini mengaku-ngaku menyelamatkan indonesia.” Ujar Maunnas.

“Jangan sampai orang seperti itu diberi kuasa buat urusin kita dan hajat hidup orang banyak, lihat sikap warga AS terhadap Clinton.” Pungkas Munnas.

Sebelumnya beredar dalam bentuk tangkapan layar, akun twitter @Panca66 menulis cuitan bahwa paha Rahayu Saraswati mulus.

“Paha calon Wakil Walikota Tangsel itu mulus banget,” tulis Panca.

Cuitan itu kemudian direspons oleh Said Didu. Deklarator KAMI ini mengatakan ke Panca bahwa hal itu hoax jika tidak ada fotonya.

“Huzzz–no pict hoax (tidak gambar berarti hoaks-red),” tulis Said Didu. (fin)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...