Aksi Heroik Perwira Dua Bunga Tangkap Pelaku Curanmor, Begini Kronologisnya

HEROIK : Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa (dua dari kanan) saat menunjukkan tiga tersangka dan barang bukti Moge curian (M.Basir)

FAJAR.CO.ID, BALI– Aksi pencurian motor gede (Moge) di Banjar Dangin Marga, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali jadi pusat perhatian publik.

Bukan hanya kasusnya yang jadi sorotan masyarakat, namun pengungkapan dan penangkapan tiga pelaku pencurian Moge juga tak kalah ramai perbincangan.

Usut punya usut, hebohnya pengungkapan kasus pencurian Moge itu, tak lepas dari aksi heroik Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa.

Orang nomor satu di Polres Jembrana jadi sorotan setelah aksinya menangkap sendiri tiga tersangka dengan menyamar langsung menjadi pembeli Moge dari pelaku pencurian.

Lalu seperti apa kronologi penangkapan tiga pelaku atau tersangka pencurian Moge di Jembrana?

Menurut perwira dengan dua melati di pundak tersebut, sesaat setelah menerima laporan pencurian Moge di Banjar Dangin Marga, Desa Delod Berawah, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan bersama jajaran Satreskrim Polres Jembrana, polisi mencurigai tersangka Agus Ciawan, 42, yang merupakan teman dari korban.

Moge Harley Davidson B 6475 RS hasil pencurian tersebut dijual melalui media sosial, sehingga polisi dengan mudah mengetahui keberadaan tersangka.

“Jadi mulai saya tawar sendiri. Saya tawar Rp 140 juta. Tersangka mintanya yang cash, tidak mau kalau tidak ada uang cash (tunai),” ujar AKBP Adi Wibawa saat merilis tiga tersangka dan barang bukti pada media di Mapolres Jembrana, Senin (7/9).

Komentar

Loading...