Aksi Heroik Perwira Dua Bunga Tangkap Pelaku Curanmor, Begini Kronologisnya

Senin, 7 September 2020 18:48

HEROIK : Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa (dua dari kanan) saat menunjukkan tiga tersangka dan barang bukti Moge curian (M.Basir)

FAJAR.CO.ID, BALI– Aksi pencurian motor gede (Moge) di Banjar Dangin Marga, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali jadi pusat perhatian publik.

Bukan hanya kasusnya yang jadi sorotan masyarakat, namun pengungkapan dan penangkapan tiga pelaku pencurian Moge juga tak kalah ramai perbincangan.

Usut punya usut, hebohnya pengungkapan kasus pencurian Moge itu, tak lepas dari aksi heroik Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa.

Orang nomor satu di Polres Jembrana jadi sorotan setelah aksinya menangkap sendiri tiga tersangka dengan menyamar langsung menjadi pembeli Moge dari pelaku pencurian.

Lalu seperti apa kronologi penangkapan tiga pelaku atau tersangka pencurian Moge di Jembrana?

Menurut perwira dengan dua melati di pundak tersebut, sesaat setelah menerima laporan pencurian Moge di Banjar Dangin Marga, Desa Delod Berawah, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan bersama jajaran Satreskrim Polres Jembrana, polisi mencurigai tersangka Agus Ciawan, 42, yang merupakan teman dari korban.

Moge Harley Davidson B 6475 RS hasil pencurian tersebut dijual melalui media sosial, sehingga polisi dengan mudah mengetahui keberadaan tersangka.

“Jadi mulai saya tawar sendiri. Saya tawar Rp 140 juta. Tersangka mintanya yang cash, tidak mau kalau tidak ada uang cash (tunai),” ujar AKBP Adi Wibawa saat merilis tiga tersangka dan barang bukti pada media di Mapolres Jembrana, Senin (7/9).

Setelah tempat dan waktu pertemuan ditentukan. Kapolres bersama Kanit I Satreskrim Iptu I Gede Alit Darmana mendatangi lokasi, perwira menengah ini menjadi sopir pikap untuk menyempurnakan penyamaran.

“Jadi saya sopir sendiri pikap itu. Jadi dari ketemu kami mutar dulu ke Sebual, terus akhirnya sampai di TKP,” ungkapnya.

Kapolres sempat khawatir penyamaran diketahui, namun saat sampai di lokasi penangkapan daerah Sawah Gede Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, tersangka Ciawan belum menyadari didatangi orang nomor satu di Polres Jembrana. Bahkan tersangka membantu mengarahkan parkir mobil yang dikemudikan kapolres.

Tersangka baru menyadari saat kapolres keluar dari mobil. Saat itu juga tersangka pasrah akan ditangkap polisi. Setelah tersangka utama ditangkap, dua tersangka lain I Gusti Putu Sulistiawan, 29 dan I Komang Surya Arsana, 22.

“Waktu turun dari mobil saya baru tahu kalau kapolres, karena dulu pernah ketemu,” ungkap tersangka Ciawan.

Seperti diketahui, aksi pencurian tiga tersangka terjadi pada, Selasa (1/9) lalu. Ketiganya melakukan pencurian Moge milik Ida Kade Ngurah Oka Suriawan yang masih teman para tersangka.

Pemilik baru menyadari motornya hilang di parkiran depan tokonya di Banjar Dangin Marga, Desa Delodberawah, Kecamatan Mendoyo. (rb/bas/pra/JPR)

Bagikan berita ini:
5
5
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar