Anggaran PEN Salah Hitung, Anak Buah AHY: Kita Kelola Negara bukan Warung Kelontong

Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo. Foto DPR RI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Politisi Demokrat Sartono Hutomo mengkritik pengakuan Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Budi Gunadi Sadikin.

Dalam pengakuannya tersebut, Budi Gunadi menyatakan bahwa pemerintah salah menghitung besaran anggaran dalam PEN.

Kesalahan-kesalahan tersebut terjadi pada program subsidi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurut Sartono, pemerintah harus menjelaskan secara detail ke publik terkait dengan masalah tersebut.

Pasalnya, kesalahan menghitung anggaran stimulus ekonomi tak bisa dianggap sepele lantaran sudah di atur di dalam Undangan-Undang.

Demikian disampaikan anggota Komisi VII DPR RI itu Sartono Hutomo, di Jakarta, Senin (7/9/2020). “Ini kita sedang bicara konteks organisasi negara. Artinya, menajemen keuangan negara ada dalam koridor UU dimana di dalamnya ada profesionalisme,” ujarnya.

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono ini lantas mempertanyakan kapasitas pengelola negara sampai salah hitung anggaran.

“Kita sedang kelola negara bukan warung kelontong,” tegasnya.

Karena itu, Pemerintah harus tetap menjelaskan secara transparan ke publik apa yang dimaksud salah hitung anggaran PEN itu.

“Tidak bisa hanya menjelaskan melalui media saja,” ujarnya.

“Apa betul salah hitung anggaran atau jangan-jangan anggaran untuk program PEN itu sendiri sesungguhnya belum mencukupi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengaku bahwa pemerintah salah menghitung besaran anggaran untuk program PEN.

Komentar

Loading...