Penceramah Bersertifikat, Fadli Zon: Mirip Cara-cara Kolonial Penjajah

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Fadlin Zon mengatakan, rencana sertifikasi penceramah oleh Kementerian Agama (Kemenag), sebaiknya dihentikan. Sebab akan muncul kegaduhan dan kecurigaan.

“Rencana sertifikasi dai oleh Menteri Agama harusnya dihentikan. Menimbulkan kegaduhan dan kecurigaan bahwa pemerintah akan lakukan sensor dan pembatasan dai,” tulis Fadli Zon di akun twitternya, Senin (7/9).

Dia menilai, program tersebut mirip zaman penjajah belanda. “Bertentangan dengan konstitusi. Ini mirip cara-cara kolonial penjajah dulu,” ujar Fadli Zon.

Menag Fachrul Razi tengah menggodok program penceramah bersertifikat. Langkah ini sebagai upaya pencegahan paham radikalisme. Nantinya para penceramah dibekali dengan wawasan kebangsaan dan pancasila.

Program ini, akan akan bekerja sama dengan MUI, BNPT, dan sejumlah Organisasi keagamaan. Bukan saja di Islam, namun para penceramah di semua agama akan diberikan sertifikat.

Menag menyebutkan, meskipun mendapat pertentangan dari sejumlah pihak, namum saat ini sudah sebanyak 8 ribu lebih sertifikat itu telah dicetak.

Akan kami mulai bulan ini, kami tahap awal, kami cetak (sertifikat) mulai 8.200 orang di semua agama. Ini semua semoga bisa menghasilkan penceramah-penceramah paling tidak sudah kita bekali dengan banyak hal,” ujar Menag. (fin/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...