Berani Bersumpah, Syamsuddin Karlos Bilang Tak Pernah Terima Uang Prof Akbar Silo

Syamsuddin Karlos

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Bendahara DPW PAN Sulsel Syamsuddin Karlos, menampik keras bila dikatakan sudah menerima uang dari Prof Akbar Silo sebesar Rp500 juta sebagai panjar untuk mendapatkan surat usungan B1-KWK dari PAN.

Anggota DPRD Sulsel, ini bahkan berani bersumpah, tidak pernah menerima uang ratusan juta yang dimaksud oleh Prof itu bohong.

“Saya sudah bicara sama Prof. Tidak seperti itu kok. Saya berani sumpah tak terima,” kilahnya.

Lebih jauh, Syamsuddin mengaku apa yang dikatakan pula oleh tim Akbar Silo-Daeng Marowa (Junaedy Samad), tidak benar adanya. Bahkan Syamsuddin mengaku, tak pernah bertemu.

“Jujur saya tak kenal itu orang (Junaedy Samad). Saya tak pernah ketemu. Sumpah,” sesalnya.

Syamsuddin Karlos pun menegaskan, bila (Junaedy Samad) terus berkoar bahwa ia dituduh sudah menerima uang panjar Rp500 juta untuk B.1-KWK, maka akan menempuh jalur hukum.

“Saya bisa tuntut itu (Junaedy Samad) hal ini sebagai pencemaran nama baik ,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel ini juga mengatakan, apa yang dikatakan Junaedy itu hanya klaim semata. Apalagi, jika dia mengatasnamakan selaku tim pemenangan.

Pasalnya, kata Syamsuddin, yang namanya tim itu harus terdaftar di KPU, baru seseorang bisa disebut sebagai anggota tim pemenangan.

“Inikan calonnya tidak lolos. Kenapa bisa ngaku tim. Apalagi, saya sudah bicara sama Prof (Akbar Silo) katanya dia tak pernah ngomong kayak begitu. Dia juga ngaku (Prof) tak kenal itu orang,” tandasnya. (sua/fajar)

Komentar

Loading...