HMI Minta Laporan Pengrusakan Kantor DPRD Makassar Dicabut, Polisi: Itu Hak Mereka

Aksi perusakan di ruang rapat DPRD Kota Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penahanan terhadap 13 oknum mahasiswa yang merusak fasilitas di Kantor DPRD Makassar, diminta dilakukan cabut laporan.

Permintaan itu diajukan oleh kader HMI Korkom Tamalate sendiri kepada dewan sebagai pelapor. Mereka berharap, 13 temannya yang kini ditetapkan tersangka itu dibebaskan.

“Aksi itu memang spontan. Kami juga tidak inginkan terjadi hal seperti itu. 14 kali juga gelar aksi, Alhamdulillah tidak ada aksi anarkis kami. Semua berjalan baik sesuai prosedur,” kata Bendahara HMI Korkom Tamalate, Abdul Faisal.

Mendengar hal itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul tak ambil pusing soal permohonan cabut laporan tersebut.

“Haknya tersangka ajukan permohonan. Tapi saat ini mereka tetap masih ditahan,” katanya, Selasa (8/9/2020).

Diketahui, mereka mendesak Pemkot Makassar untuk transparan dalam pengelolaan anggaran Covid-19, yang selama ini mereka anggap tertutup.

Berkali-kali menggelar aksi, namun tak pernah digubris oleh pihak terkait hingga mendatangi kantor DPRD Makassar.

Di sana, tak ada satupun anggota dewan yang bertemu dengan para mahasiswa hingga akhirnya mereka mengamuk dan merusak fasilitas milik wakil rakyat di sana. (Ishak/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...