Kasus Jemput Paksa Jenazah, Anggota DPRD Makassar Dituntut Lima Bulan Penjara

Andi Hadi Ibrahim Baso

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sidang penjemputan paksa jenazah Covid-19 di RSUD Daya berlangsung singkat. Kedua terdakwa yakni Andi Hadi Ibrahim Baso dan Andi Nurrahmat terlihat tertunduk.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Makassar, Pingkan WI Gerungan, menyampaikan berdasarkan fakta persidangan dan barang bukti, kedua terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana.

Sesuai dengan pasal 93 ayat (1) UU No.6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan/atau Keputusan Keputusan Presiden No.11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan/atau Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Jo Pasal 56 ke-1, ke-2 KUHP.

“Kedua terdakwa dituntut lima bulan penjara dengan masa percobaan satu tahun. Di mana jika dalam masa percobaan melakukan tindak pidana maka kedua harus menjalani hukumannya,” kata Pingkan, Selasa (7/9/2020).

Ibrahim Palino yang bertindak sebagai hakim ketua menyatakan sidang kembali akan digelar pekan depan, yakni 14 Oktober. Agendanya Putusan. (edo)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...