Kasus Proyek KOTAKU Sinjai, Ada Dugaan Pemerasan Terhadap Koordinator BKM

Selasa, 8 September 2020 17:44

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Kejaksaan Negeri Sinjai sedang melakukan proses penyelidikan terhadap proyek Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) tahun 2019. Hal itu dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat.

Program ini melibatkan kerja sama sejumlah pihak. Mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, hingga organisasi kemasayarakatan yang ada di wilayah kelurahan.

Hal itu sebagai upaya dalam membangun kemitraan antara pemerintah, masyarakat, kelompok masyarakat dalam mewujudkan kota Sinjai sebagai Kota Tanpa Kumuh.

Anggaran program KOTAKU di Sinjai bersumber dari APBN yang dikucurkan melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp3,5 miliar.

Anggaran itu terbagi di tiga Kelurahan di Kecamatan Sinjai Utara. Yakni, Kelurahan Lappa Rp2 miliar, Bongki Rp1 miliar, dan Kelurahan Balangnipa Rp500 juta. Hanya saja, proyek ini tengah berproses di Kejaksaan Negeri Sinjai.

Padahal kelompok masyarakat telah bekerja dan dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Terutama BPKP Provinsi Sulsel. Selain itu, dalam penanganannya ditemukan adanya dugaan pemerasan oleh sejumlah oknum kepada Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Bagikan berita ini:
6
2
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar