Ngaku Bawa Sajam Untuk Lindungi Markas, Enam Oknum Mahasiswa Ini Tetap Ditahan Polisi

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penangkapan enam mahasiswa atas kepemilikan senjata tajam masih diproses polisi. Parang dan busur ditemukan polisi saat penggeledahan.

Dari keterangannya, mereka berdalih menggunakan senjata itu untuk menjaga diri dari lawan yang sempat menyerang sekretariat organisasinya.

Apapun alasannya, jika kedapatan membawa sajam, keenam oknum mahasiswa tetap ditahan di balik sel jeruji besi.

“Kalau terbukti membawa sajam, kami akan proses sesuai aturan hukum,” kata Kapolsek Tamalate, Kompol Arif Amiruddin, Selasa (8/9/2020).

Sebelum ditahan di Polsek Tamalate, keenam oknum mahasiswa ini ditangkap oleh Tim Penikam Polrestabes Makassar, di Jalan Daeng Tata 1, Kota Makassar, pada Senin (7/9/2020) kemarin.

Aksi kejar-kejaran antara aparat dan para pelaku berlangsung sengit. Setelah ditangkap, mereka dibawa ke posko Tim Penikam lalu diserahkan ke Polsek Tamalate.

“Enam orang diamankan tadi malam. Mash kami dalami membawa sajamnya,” jelas perwira satu melati ini. (Ishak/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...