Pasangan Kekasih Ribut di Jalan, Ternyata Hendak Transaksi Terlarang

Selasa, 8 September 2020 09:20

Ilustrasi-- jawa pos

“Korban ini sudah mendaftar masuk SMA. Mereka sudah pacaran hampir tiga bulan, ketemu lewat Facebook. Selama dua bulan ini tinggal bersama, mereka ngekos,” jelasnya.

Edi mengungkapkan transkasi prostitusi ini telah berlangsung sepekan, ARA telah menjual kekasihnya kepada sembilan pria hidung belang.

Uang dari hasil ‘jualan’ itu digunakan keduanya untuk kehidupan sehari-hari. “Untuk dugaan korban dijual, pengakuannya sudah sebanyak sembilan kali. Hasil dari penjualan untuk kehidupan sehari-hari berupa makan dan bayar kos-kosan,” bebernya.

Untuk memuluskan aksinya, ARA memanfaatkan aplikasi Michat. “Setelah kita mintai keterangan si pelaku sudah beberapa kali menjual korban lewat aplikasi Michat dengan bandrol harga Rp300 ribu sekali kencan. Untuk modusnya, si korban ngechat terlebih dahulu terhadap lawan jenis,” jelasnya.

Edi mengurai pihaknya masih mendalami dugaan human trafficking oleh ARA terhadap kekasihnya, RA. “Kasus penjualannya masih kita dalami lagi. Untuk pasal, undang undang perlindungan anak, Pasal 81 dan Pasal 82 dan 83 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (pojoksatu/fajar)

Komentar