Pemkot Belum Serahkan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS, Banggar DPRD: Ini Pelanggaran!

Mario David

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Pemerintah Kota Makassar sampai hari ini belum menyampaikan dokumen Rancangan Perubahan KUA dan PPAS tahun anggaran 2020 dan 2021 ke DPRD Kota Makassar.

Juru Bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar Mario David mempertanyakan keseriusan Pemkot Makassar dalam menjalankan pemerintahan dan apa saja yang harus diubah dalam belanja anggarannya.

DPRD Makassar, jelas Mario, telah menyurat ke pemkot dua kali. Namun surat tersebut tak juga diindahkan.

“Ada apa Pemkot Makassar sampai hari ini tidak memasukkan dokumen KUA dan PPAS ke DPRD Makassar. Ini melanggar permendagri No. 33 Tahun 2019, Permendagrai 64 Tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021,” papar Mario di Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (8/9/2020).

Hari ini juga, pemkot tak juga hadir dalam rapat pembahasan bersama DPRD. Padahal menurut peraturan Menteri Dalam Negeri, penyampaian rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS oleh kepala daerah kepada DPRD tahun anggaran 2020 paling lambat minggu pertama Agustus tahun 2020.

“Tolong pemkot serius, apa yang harus diubah belanja anggarannya. Dokumen belum kami terima. Ada apa? Tidak terurus kah? Ini pelanggaran. Ini hal fundamental di pemerintahan kita harus taat azas di dalam menjalankan pemerintahan,” tegasnya.

“Kami sudah dua kali kirim surat untuk memohon dokumen itu dan sudah dijadwalkan di Badan Musyawarah hari ini untuk kami bersama-sama membahas apa perubahan perubahan anggaran Apa yang harus kita bangun di Makassar ini dan apa yang menjadi strategi jalannya pemerintahan. Tapi ini sudah dua kali bersurat, dokumennya belum diserahkan ke DPRD,” pungkas Mario ketus. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar