Pengadaan Vaksin Covid-19, Airlangga Hartanto Ungkap Anggaran yang Dibutuhkan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto -- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp40,8 triliun untuk pengadaan vaksin anticovid-19.

Disampaikan, anggaran itu akan digunakan untuk mengadakan vaksin pada 2020 ini dan tahun-tahun berikutnya.

Lebih lanjut, Airlangga Hartarto menuturkan, pengadaan vaksin di era kepemimpinan Joko Widodo menjadi program prioritas pemerintah. Sejauh ini sudah ada progres terkait pengadaan vaksin maupun proses untuk tahap memproduksi sendiri.

“Pengadaan vaksin ini beberapa perusahaan sudah mempersiapkan yaitu vaksin Merah Putih dipimpin oleh Kementistek/BRIN bersama lembaga Eijkman kemudian Bio Farma yang telah melakukan kerja sama,” kata Airlangga.

Ditambahkan, vaksin Merah Putih akan diproduksi oleh negara sendiri. Namun, menunggu hal itu terjadi, pemerintah juga memesan vaksin produksi asing sebagai upaya vaksinasi tahap awal.

Vaksin tersebut adalah kerja sama Bio Farma dengan perusahaan asal China, Sinovac. Lalu ada juga kerja sama Kimia Farma dengan perusahaan asal Uni Emirat Arab, Group 42 (G42). Apabila ditotal, Indonesia akan mengimpor 320 juta dosis vaksin.

“Sinovac menyiapkan 290 juta dan juga yang dari G42 itu menyiapkan 30 juta di tahun ini. Dan pemerintah sudah menyiapkan dana untuk tahun ini sebesar Rp 3,8 triliun, dan tahun depan secara multiyears ada Rp37 triliun,” paparnya. (jpnn/pojoksatu)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...