Pengurus Golkar Mundur Serempak

Pengurus PD Golkar se-Badung mendatangi sekretariat Golkar Bali untuk mengajukan surat pengunduran diri setelah Golkar merapat ke paslon GiriAsa. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, BALI — Sejumlah Pengurus Desa (PD) dan Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Badung menyatakan mundur serempak kemarin (7/9).

Pengunduran diri langsung disampaikan di DPD Golkar Bali. Hal ini sebagai aksi protes atas rekomendasi DPP yang diberikan kepada calon petahana I Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa (Giriasa).

Namun Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Suyasa menanggapi dingin pengunduran PD maupun PK Golkar Badung.

Menurut Wayan Suyasa, apa yang dilakukan PD maupun PK tersebut sah-sah saja. Karena itu menjadi hak mereka.

“Itu hak pribadi mereka, dalam alam demokrasi kami hormati. Termasuk kalau mereka mau mundur, itu hak pribadi,” terang Suyasa.

Suyasa menghargai sikap pribadi kader dan pengurus yang mundur karena ketidakpuasan. “Atas dedikasi loyalitas terhadap partai Golkar selama ini, saya ucapkan terima kasih,” terang Politisi asal Desa Penarungan ini.

Namun, dia juga sangat yakin, pengurus dan kader Golkar Badung secara mayoritas masih loyal. Selain itu ia mengingatkan sebagai kader partai, harus taat dan wajib melaksanakan instruksi partai.

Terlebih rekomendasi dari DPP Golkar yang jatuh kepada paslon GiriAsa. Ia sangat yakin, dengan kehadiran Golkar pada gerbong Giriasa, prosentase kemenangan akan semakin besar.

“Saya mengajak kader partai yang loyal untuk taat melaksanakan instruksi partai memenangkan pasangan Giriasa. Kalau ada yang tidak setuju itu hak pribadi,” terang Suyasa yang juga sebagai Wakil DPRD Badung ini.

Komentar

Loading...