Petugas Menyisir ke Dalam Hutan, Ini Sasarannya

Aparat gabungan saat melakukan operasi penyergapan pembalak liar di Muaro Jambi, Jambi, yang dilakukan dari tanggal 1-10 September 2020. Foto: ANTARA/HO-KLHK

“Jadi sudah sepantasnya pelaku dihukum seberat-beratnya, apalagi aktor utamanya penampung maupun pemodal,” tegas Rasio Sani.

“Kami perlu menindak tegas pelaku-pelaku illegal logging karena mereka seringkali terkait dengan kebakaran hutan baik untuk menghilangkan bukti maupun untuk merambah kawasan hutan untuk kebun. Kami tidak akan berhenti menindak pelaku kejahatan luar biasa ini,” ujar dia.

Selama lima tahun ini lebih dari 1.400 operasi terkait kejahatan kehutanan dilakukan baik terkait pembalakan liar, perambahan kawasan hutan, maupun kejahatan terhadap tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

“Kami mengapresiasi pihak TNI Korem 042 Garuda Putih, Polda Jambi, BINDA Jambi serta Pemprov Jambi atas keterlibatan langsung dalam operasi ini. Kita harus bersatu melawan pelaku kejahatan lingkungan hidup dan kehutanan,” ujar Rasio Sani. (ant/jpnn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...