Prof Akbar Mulai Buka-bukaan Soal Kader PAN yang Terima Uang Panjar Rp500 Juta

ILUSTRASI. Uang Panjar

FAJAR.CO.ID, SELAYAR – Prof Akbar Silo yang gagal maju di Pilkada Selayar, karena tak cukup mengantongi dukungan suara partai, kini mulai buka-bukaan.

Utamanya atas kasus yang melibatkan politikus senior PAN, Syamsuddin Karlos, yang menerima uang tersebut.

Pria yang akrab disapa Prof ini, membeberkan uang panjar sebesar Rp500 juta untuk mendapatkan surat usungan B1-KWK dari PAN yang sebelumnya diakui oleh timnya (Junaedy Samad), adalah benar adanya.

Bahkan, kata Prof, dia sendiri yang memberikan langsung uang itu kepada Syamsuddin Karlos.

“TKP-nya di Makassar. Transaksinya di Makassar. Saya lupa tanggal dan bulan pastinya. Yang jelas sebelum pandemi Covid-19. Yang jelas, saya masih punya buktinya,” ujarnya.

Baca juga: Berani Bersumpah, Syamsuddin Karlos Bilang Tak Pernah Terima Uang Prof Akbar Silo 

Diakui Prof, jumlah Rp500 juta ini adalah benar adanya. Diberikan sebagai panjar dan ini belum sepenuhnya sebab yang diminta sebanyak Rp1,5 miliar untuk tiga kursi.

“Kalau toh PAN membantah itu wajar. Sebab secara organisatoris bukan PAN yang melakukan. Tetapi oknum PAN,” tandasnya. (sua )

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...