Setelah MNP, Pemprov Sulsel akan Reklamasi Pulau Lae-Lae

Sekprov Sulsel, Abd Hayat Gani

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Setelah pembangunan proyek Makassar New Port (MNP) yang mendapat penolakan keras dari masyarakat pulau. Kini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali akan melakukan reklamasi di Wilayah pesisir Kota Makasssar. Kali ini reklamasi dilakukan pengembangan pulau Lae-lae.

Sekretaris Provinsi Sulsel Abd Hayat Gani menuturkan rencana reklamasi tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Ditargetkan sudah mulai dilakukan pembangunan akhir tahun 2020 ini.

“Lahan pengganti Pemprov di Pulau Lae-lae kita sudah dapat persetujuan dari Bapak Gubernur kemudian kita sudah godok peraturan Gubernurnya, nanti paparannya KL di Jakarta (17/09/2020) mendatang,” ungkap Abd Hayat Gani. Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, rencana reklamasi tersebut telah disepakati oleh seluruh pihak terkait prinsipnya yang sudah satu bahasa dan persepsi. Untuk itu, kata dia, Pemprov Sulsel reklamasi itu guna mewujudkan program prioritas Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

“Prinsipnya sudah satu bahasa, persepsi untuk itu kita dorong cepat. Agar program prioritas Pak Gubernur ini cepat terealisasi. Dan tentunya ketika program ini cepat selesai masyarakat juga akhirnya akan menikmati,” ungkap Abd Hayat.

Abd Hayat menyebutkan adapun Kementrian yang memiliki peran penting dalam reklamasi tersebut yakni Kementrian Kelautan, Pariwisata, Perhubungan dan Kementrian Keuangan.

“Pengelolaannya belum kita ketahui siapa yang akan mengelola, masih jauh itu. Kita baru mau buat pulaunya, masalah pengelolaannya lain lagi ceritanya, Perseroda boleh, tapi bukan swasta,” tandasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...