Si Kakek Pelaku Cabul Belum Diamankan

Ilustrasi perkosaan

FAJAR.CO.ID, SINGAPARNA – Sampai saat ini Polres Tasikmalaya belum mengamankan kakek berinisial H (63) yang diduga sebagai pelaku pencabulan terhadap anak di bawah umur tetangganya sendiri di Kecamatan Karangnunggal.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Hario Prasetyo Seno SH SIK MM mengatakan, soal perkembangan kasus pencabulan tersebut, pihaknya belum mengamankan pelaku. Karena masih menunggu hasil dari pemeriksaan korban.

“Belum (mengamankan pelaku, Red), kita masih menunggu hasil visum korban dari dokter untuk memastikannya. Termasuk pelaku belum kita amankan. Mudah-mudahan hasil visumnya cepat keluar,” ujarnya kepada Radar, Kamis (3/9).

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya mencatat sejak Januari-September 2020 jumlah kasus kekerasan terhadap anak sebanyak 54 kasus. Sebanyak 70 persen kasus didominasi oleh kekerasan seksual atau tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur. Sisanya kekerasan fisik, hak asuh dan penelantaran anak.

Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto SIP menjelaskan, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang ditangani oleh KPAID sejak Januari-September 2020 sebanyak 54 kasus. “Didominasi kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. Sisanya kekerasan fisik, hak asuh dan penelantaran anak. Jadi kalau dari tahun 2019 lalu ada peningkatan sekitar 20 persen,” kata Ato kepada Radar, kemarin.

Peningkatan kasus kekerasan terhadap anak, kata dia, bisa dilihat dari data yang ditangani oleh KPAID di tahun 2019 lalu ada sebanyak 67 kasus. “Tahun ini yang masih menyisakan empat bulan lagi, angkanya sudah menyentuh 54 kasus. Artinya mengalami peningkatan kasus,” ungkap dia seperti dikutip dari Radar Tasikmalaya (Fajar Indonesia Network Grup).

Komentar

Loading...