Suara Bising, Terjaring Razia, Knalpotnya Dihantam Batu

Operasi cipta kondisi gencar dilakukan jelang Pilkada 2020 di Kota Makassar. Sejauh ini banyak ditemukan pelanggar lalu lintas.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Operasi cipta kondisi gencar dilakukan jelang Pilkada 2020 di Kota Makassar. Sejauh ini banyak ditemukan pelanggar lalu lintas.

Seperti yang pernah terlihat di Jalan Irian. Di sana, terdapat dua pengendara dalam satu motor ditindak oleh aparat.

Knalpot motornya tak lagi sesuai standar dan mengeluarkan suara bising. Aparat yang berjaga pun memerintahkan pemilik motor itu menghantam knalpotnya dengan batu kali.

Selain itu, aparat juga menghukum pengendara yang masih berusia remaja itu dengan memberikan push up, lantaran membawa motor tanpa helm dan masker di masa pandemi Covid-19 ini.

Tak hanya pelanggaran itu saja. Juga ditemukan kawanan komunitas motor yang nekat kabur saat melihat ada operasi cipta kondisi.

Mereka pun kocar-kacir, bahkan nekat melawan arus lalu lintas. Petugas berhasil mengamankan beberapa pengendara itu untuk diperiksa segala kelengkapannya.

“Operasi ini menyasar masyarakat yang tidak pakai masker, motor dan yang tak standar. Itu yang kami tindak,” kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam, Selasa (8/9/2020).

Perwira dua melati ini melanjutkan, selama menggelar operasi, jajarannya sempat menemukan sekumpulan warga yang asyik berpesta miras.

Menurutnya, tindakan terlarang itu mempengaruhi kelancaran Pilkada 2020 ini yang bisa menimbulkan kericuhan di masyarakat.

“Sempat kita juga temukan warga pesta miras. Kami tindak juga. Jadi operasi ini digelar sepanjang masa sebelum tahapan Pilkada,” jelas AKBP Kadarislam.

Untuk pengerahan personel untuk mengamankan pesta demokrasi tahun ini, ada ratusan personel Polres Pelabuhan yang siap dikerahkan dalam berbagai tahap.

Tahap latihan pra operasi dikerahkan 168 personel, masa kampanye ada 252 personel, masa tenang ada 100 personel, pemungutan suara ada 87 personel, penetapan calon terpilih 168 personel, dan pelantikan ada 168 personel.

Pihaknya hingga saat ini masih melakukan penggambaran soal personel yang dikerahkan ke beberapa titik kerawanan di wilayahnya.

“Sementara masih berjalan sambil mapping,” tutup Kapolres. (Ishak/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...