Syahganda Nainggolan: Kalau Kalian Dicintai Rakyat, Jangan Sinis terhadap KAMI

Inisiator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Adhie M Massardi berfoto dan menunjukkan kehadiran Dubes Palestina di acara Deklarasi KAMI. Foto: Twitter Adhie Massardi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pihak-pihak yang tidak suka dengan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), diminta berhenti menggerakkan aksi bayaran untuk menolak gerakan moral tersebut.

Hal ini disampaikan Sekretaris Badan Pekerja KAMI Syahganda Nainggolan, mespons adanya dugaan aksi bayaran menolak deklarasi KAMI Jawa Barat (Jabar), di Kota Bandung pada Senin (7/9).

“Berhentilah kalian membayar aksi-aksi menolak KAMI. Kalau kalian dicintai rakyat jangan resah dan sinis terhadap KAMI,” tulis @syahganda, Selasa (8/9).

Dalam unggahan lewat akunnya di Twitter itu, Syahganda juga menautkan sebuah video ketika seorang pemuda yang ikut aksi di depan Gedung Sate Kota Bandung, mengaku dibayar Rp 100 ribu untuk melakukan demonstrasi menolak KAMI.

Untuk itu Syahganda mengimbau agar pemuda hingga mahasiswa jangan mau dibayar untuk ikut aksi demonstrasi menolak KAMI.

“Dan para pemuda, mahasiswi/mahasiswa dll di seluruh nusantara jangan pernah mau disuruh demo KAMI dibayar! Meski hidup susah, jaga martabat,” lanjut Syahganda.

Deklarasi KAMI Jabar di Kota Bandung pada Senin kemarin tetap berlangsung meskipun sempat berpindah-pindah tempat karena pembatalan sepihak dari pengelola gedung dan hotel.

Acara deklarasi yang dilakukan di rumah warga juga dihadiri Presidium KAMI Prof Din Syamsuddin, Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo dan para deklarator gerakan moral tersebut. (jpnn/fajar)

Komentar

Loading...