Tambang Ilegal Terkesan Dibiarkan, Warga Tuding Aparat Main Mata

Desa Tawaroe di Sungai Walanae.pemilik tambang sudah ditegur tapi tidak diindahkan.

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Aktivitas tambang ilegal disepanjang Desa Tawaroe, Kecamatan Dua Boccoe dikeluhkan masyarakat. Aparat seakan tak berkutik.

Warga pun mendatangi kantor DPRD Bone, Senin, 7 September. Mereka bermaksud mengadukan aktivitas di sana. Salah seorang warga, Basri mengaku aktivitas tambang di desanya sudah tahunan. Saat ini masyarakat sangat resah sehingga disampaikan ke DPRD.

“Dampaknya longsor. Ada masjid yang terancam. Ada pula pekuburan. Bahkan, ada jenazah yang sudah jatuh ke sungai,” katanya, kemarin.

Dia berharap agar dihentikan karena sudah merusak. Itu disepanjang Desa Tawaroe di Sungai Walanae. Bahkan, kata dia pemilik tambang sudah ditegur tapi tidak diindahkan.

“Kami juga sudah lapor ke kades dan kapolsek. Harapan kami agar dihentikan segala aktivitas tambang yang beroperasi di Tawaroe. Warga bisa saja main hakim sendiri,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi IV, Andi Muh Salam yang menerima aspirasi menegaskan, bahwa memang di Dua Boccoe tidak ada izin pertambangan. “Tetapi kami terima tadimasyarakat, dan keluhannya sudah disampaikan langsung ke pimpinan,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf akan segera mengambil tindakan. Namun, harus menunggu laporan tertulis dari masyarakat. “Kami akan segera bertindak, namun alangkah bagusnya ketika ada masyarakat yang melaporkan,” sebutnya. (gun/dir)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...