Tiga Hakim Positif Covid-19, Pengadilan Negeri Di-lockdown

ILUSTRASI. Untuk mengobati pasien Covid-19, tenaga medis menggunakan beberapa kombinasi obat sesuai dengan pengobatan standar kasus ringan, sedang, dan berat. (ANTONOV/AFP)

FAJAR.CO.ID, DELISERDANG-Sebanyai tiga hakim di Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam, Deliserdang, Sumatera Utara dinyatakan positif Covid-19 lewat hasil Swab Test.

Tak hanya itu, tiga pegawai di PN tersebut juga terkonfirmasi terpapar virus corona.

Imbasnya, kegiatan pengadilan dihentikan sementara selama satu minggu ke depan hingga 14 September 2020. Pelayanan dibuka hanya untuk hal yang sifatnya mendesak.

Penghentikan kegiatan sementara alias Lockdown ini diberlakukan Ketua PN Lubukpakam Jon Sarman Saragih dengan menerbitkan Surat Keputusan Nomor: 124/SK/IX/2020/PN Lbb.

Juru Bicara PN Lubuk Pakam, Anggalanton B Manalu menjelaskan penghentian kegiatan dilakukan mulai hari ini, Senin (7/9/2020).

“Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Pakam telah mengambil kebijakan sesuai dengan arahan Mahkamah Agung, mengeluarkan surat edaran untuk memberlakukan lockdown selama satu pekan ke depan terhitung mulai Senin 7 September 2020 sampai dengan hari kerja Jumat 14 September 2020,” ujarnya kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

Tiga hakim yang dinyatakan positif Covid-19 adalag inisial S, LS dan UWKN. Sedangkan, tiga pegawai adalah M, AH dan SK. Keenamnya berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan telah menjalani isolasi mandiri.

Anggalanton mengatakan sebelumnya, para hakim dan pegawai PN Lubukpakam telah menjalani swab serentak pada Jumat (28/8/2020) terhadap sekira 90 orang di PN yang dilakukan tim dari Dinas Kesehatan Deliserdang.

Komentar

Loading...