Bikin Terenyuh… Simak Baik-baik Penjelasan UAS Terkait Polemik Ucapan Puan Maharani

Ustaz Abdul Shomad

FAJAR.CO.ID — Pernyataan Ketua DPR Puan Maharani ‘semoga Sumbar menjadi provinsi yang memang benar-benar mendukung negara Pancasila’, masih jadi polemik. Pendakwah Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan pendapat terkait polemik itu dalam program ILC ‘Sumbar Belum Pancasilais?’, Selasa (8/9) malam.

Pada awal pemaparan, UAS mengatakan, tidak ada yang paling mengerti suatu teks kecuali orang yang mengucapkan atau menuliskannya.

“Saya tidak bisa memahami teks. Al-Qur’an, insyaallah saya baca tafsir. Hadis insyaallah saya baca syarak, tetapi teks yang dikeluarkan oleh manusia saya hanya bisa menduga-duga dan menebak-nebak,” kata UAS.

Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa. Berbicara tentang ketuhanan, UAS menjelaskan bahwa Minangkabau tidak hanya bertuhan, tetapi justru membuat orang yang tidak kenal Tuhan menjadi bertuhan.

UAS menjelaskan, ketika bertausiyah di sebuah Pulau Simeulue, Aceh, ia diajak berziarah ke salah satu makam tua dan orang tua yang menyebarkan Islam yang ternyata berasal dari Minangkabau.Selain itu, ujar UAS, saat bertausiyah ke Palu, Sulawesi Tengah, di atas bukit di sana juga ada makam tua penyebar Islam yang datang dari Minangkabau.

“Oleh sebab itu, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, maka Minangkabau adalah para suluh di tengah gelap yang membawa syiar Islam,” kata UAS.

Kedua, kata UAS, tentang Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Ia menjelaskan di depan rumah orang Minangkabau itu adalah rangkiang, tempat menyimpan beras. Menurutnya, beras itu dibagi lagi, ada yang dimakan keluarga, tetapi ada juga yang menjadi makanan untuk fakir miskin.

Komentar

Loading...