Diambang Masalah Besar, Gubernur Anies Kembali Berlakukan PSBB di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Dok Diskominfotik DKI Jakarta)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai langkah darurat terkait penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan hal itu usai menggelar rapat bersama Forkopimda DKI Jakarta, Rabu sore (9/9/2020).

“Kita akan menarik rem darurat kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan berskala besar seperti masa awal pandemi. Bukan PSBB transisi, tapi PSBB sebagai mana masa dulu. Ini rem darurat yang kita tarik,” ujar Anies dalam konferensi pers digelar secara daring.

Sebelumnya kebijakan PSBB yang kemudian dilanjutkan PSBB transisi merupakan salah satu upaya Pemprov DKI menekan laju penyebaran virus corona.

Namun, dalam beberapa hari terakhir, justru jumlah kasus positif Covid-19 mencatatkan rekor penambahan tertinggi.

Anies Baswedan mengatakan, pertumbuhan kasus Covid-19 di ibu kota makin mengkhawatirkan.

Sebab, dari 55.424 warga Jakarta yang jalani tes PCR dalam sepekan terakhir, sebesar 13,2 persennya (positivity rate) positif Covid-19. Angka tersebut melebihi batas aman yang ditetapkan WHO, yakni tidak lebih dari lima persen.

“Perkembangan terakhir kasus Covid-19 di Jakarta, karena situasinya mengkhawatirkan, dalam satu minggu terakhir angka posivity rate di Jakarta itu 13,2 persen,” kata Anies di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (9/9). (msn-jpnn/fajar)

loading...

Komentar

Loading...