Ferdinand Beri Saran ke Din Syamsuddin: Banyak-banyak Bercermin Sebelum Usia Habis

Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin menilai, kondisi Indonesia saat ini tidak sehat. Menurut dia banyak terjadi kerusakan dan kezaliman. Untuk itu, Din mengatakan KAMI hadir untuk mengunggat kondisi tersebut.

“Tahun 2020 kerusakan-kerusakan terjadi bahkan menjadi-jadi. Saatnya lah bangsa ini menggugat, saatnya lah bangsa Indonesia menggugat, KAMI menggugat karena hampir 100 tahun bukan kemakmuran, keadilan yang terwujud, tapi justru kerusakan demi kerusakan,” ucap Din Syamsuddin saat deklarasi KAMI di Kota Bandung pada Senin (7/9) kemarin.

Menanggapi itu, Politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan, justru KAMI yang jauh lebih tidak sehat ketimbang Indonesia.

Ferdinand mengatakan, orang-orang di KAMI mempunyai pikiran dan tindakan yang tidak sehat.

“Jika Indonesia dinilai tidak sehat oleh Dien, maka saya sebagai warga negara Indonesia menilai KAMI itu jauh lebih tidak sehat. Tidak sehat dalam pikiran, tidak sehat dalam kata-kata dan tidak sehat dalam tindakan.” Tulis Ferdinand di twitternyam dikutip Rabu (9/9).

Ferdinand kemudian menyarankan agar Din Syamsuddin instropeksi diri. “Saya sarankan banyak-banyak bercermin sebelum usia habis.” Ucap Ferdinand.

Berbeda dengan Ferdinand, Anggota DPR RI, Fadli Zon justru bersyukur dengan kemunculan KAMI. Bagi politikus Gerindra ini, KAMI adalah angin segar bagi demokrasi.

“Hadirnya KAMI menunjukkan masih ada ‘civil society’ di Indonesia. Hal ini patut disyukuri. Sebagai anggota parlemen, saya bahkan melihat kemunculan kelompok oposan di luar parlemen seperti KAMI ini merupakan hawa segar bagi “demokrasi” yang makin sumpek.” Ujar Fadli Zon lewat rilisnya beberapa waktu lalu.

Komentar

Loading...