IGI Sarankan Belajar Tatap Muka, Pilih Sekolah dengan Murid Paling Sedikit

Ketua Umum IGI non aktif, Muh Ramli Rahim (tengah)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ikatan Guru Indonesia (IGI) menyarankan agar sekolah tatap muka kembali dibuka. Uji coba di tiga sekolah dengan jumlah murid yang relatif sedikit.

Ketua IGI non aktif, Muh Ramli Rahim, mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makasar bisa mencoba membuka tiga sekolah sebagai percontohan. Dengan syarat protokol kesehatan harus ketat.

“Jangan sekolah unggulan, tetapi sekolah dengan siswa yang sedikit paling sedikit kita mulai, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Ramli, Selasa (8/9/2020).

“Jumlah siswa dibatasi, jaga jarak masker cuci tangan sebum masuk dan keluar kelas, datang dengan kendaraan pribadi bukan kendaraan umum,” sambungnya.

Ia juga menyarankan agar siswa diswab setelah 14 hari masa percobaan. Jika berhasil maka bisa dilanjutkan dengan sekolah yang lain.

“kalau memang 3 sekolah dimungkinkan 14 hari kemudian diswab. Kalau tidak terjadi apa apa, bisa dilanjutkan dengan sekolah lain,” bebernya.

Dengan begitu, kata dia, sekolah tatap muka bisa dijadikan uji manajemen dari Disdik Makassar. Seberapa jauh persiapan Disdik dalam memulai kembali pembelajaran di sekolah jika nanti kembali diterapkan.

“Sekaligus bisa menjadi uji manajemen apakah Disdik dan sekolah bisa membuat manajemen pembelajaram dan prtokol kesehatan dengan kondisi sekarang,” ucapnya.

Ia yakin, jika program ini berhasil akan menjadi prestasi tersendiri bagi pemerintah kota Makassar. Tidak menutup kemungkinan akan diikuti oleh daerah lain.

Komentar

Loading...