Kabareskrim Beri 9 Tips untuk Cegah Peretasan Email

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan 9 tips untuk menghindari peretasan email yang bisa menimbulkan kerugian. Hal tersebut dia sampaikan setelah jajarannya berhasil mengungkap sindikat internasional Nigeria-Indonesia terkait penipuan bermodus hacker atau peretasan pada email di perusahaan Althea Italy S.p.a.

“Setidaknya ada sembilan langkah yang perlu dilakukan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya peretasan email,” kata Listyo dalam keterangan tertulis, Jumat (9/9).

Listyo menyampaikan bahwa masyarakat, lembaga maupun perusahaan yang khawatir menjadi korban peretasan juga bisa berkonsultasi dengan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Nantinya petugas akan memberikan panduan langkah untuk mencegah terjadinya peretasan.

“Terkait pencegahan peretasan email, masyarakat juga bisa melakukan konsultasi dengan jajaran Direktorat Siber Bareskrim Polri,” jelasnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengungkap kasus penipuan pembelian alat ventilator pasien Covid-19. Korbannya teridentifikasi sebuah perusahaan di Italia.

“Kejadian ini terjadi kurun waktu antara Maret hingga Mei 2020. Awalnya perusahaan Italia yang bergerak di bidang pelaksanaan kesehatan melakukan transaksi jual beli dengan perusahaan Tiongkok,” kata Listyo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (7/9).

Perusahaan di Italia itu sudah menyepakati perjanjian pembelian ventilator dan monitor Covid-19. “Beberapa kali pembayaran sudah dilakukan. Di tengah perjalanan ada seorang mengaku GM dari perusahaan Italia menginformasikan terjadi perubahan rekening terkait pembayaran,” kata Listyo.

Komentar

Loading...