Syamsuddin Karlos: Akbar Silo Gagal Penuhi Koalisi Partai

Syamsuddin Karlos

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Polemik gagalnya maju kandidat di Pilkada Selayar ditanggapi PAN Sulsel. Bendahara DPW PAN Sulsel, Syamsuddin Karlos menyesalkan pernyataan bakal calon bupati Kepulauan Selayar, Prof Dr Akbar Silo yang menuduhnya menerima dana mahar pilkada. Menurut Karlos, pernyataan itu keliru dan sarat fitnah.

“Tidak ada itu permintaan mahar politik dari partai. Tidak ada itu,” kata Karlos di gedung DPRD Sulsel, Rabu (8/9).

Anggota DPRD Sulsel itu mengatakan kegagalan Prof Akbar Silo maju di Pilkada Selayar disebabkan kegagalannya membangun komunikasi dengan partai lain. PAN menurut Karlos sudah memberi ruang. Hanya saja kursi PAN hanya tiga, dibutuhkan koalisi dengan partai lain.

“Prof Akbar bahkan membuat pernyataan dengan notaris yang menyatakan ia dan pasangannya Daeng Marowa siap tidak diusung PAN jika sampai 6 Agustus gagal mencukupkan koalisi,” kata Karlos lagi.

Dalam surat pernyataannya, Akbar Silo dan Marowa menyatakan siap merampungkan segala administrasi partai termasuk mencukupkan koalisi paling lambat 30 hari dari pernyataan itu. Surat pernyataan itu dibuat 6 Juli 2020 di kantor notaris Merry Susanti, SH, M.Kn di Jakarta.

“Jika sampai hari itu gagal mencukupkan partai, PAN bisa mengalihkan dukungannya,” kata Anggota DPRD Sulsel ini.

Selain surat pernyataan, Akbar juga pernah mengirim pesan pribadi ke Karlos 6 Agustus lalu, yang berisi permohonan maaf kepada jajaran Partai Amanat Nasional Sulsel karena gagal mencukupkan koalisi untuk maju di Pilkada Selayar.

Komentar

Loading...