Appi-Rahman Janjikan Insentif Pendeta dan Guru Sekolah Minggu


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Sebanyak 116 Pendeta gereja dan Guru Sekolah Minggu, menggelar pertemuan dengan Calon Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) di Hotel Aryadhuta, Kamis (10/9/2020).

Appi-Rahman banyak mendengar dan menampung aspirasi pemuka dan tokoh Nasrani di Kota Makassar tersebut.Seperti, keluhan perlakuan diskriminatif bagi Guru Agama Nasrani di sekolah-sekolah Makassar.

“Kami mengalami banyak perlakuan tidak menyenangkan. Mengajar tanpa honor. Mengajar di bawah pohon. Tidak diberikan ruangan mengajar,” keluh Pendeta Ibrahim Epang.

Ibrahim menegaskan, jika Appi-Rahman berjanji menghilangkan diskriminasi-diskriminasi tersebut, ia siap mendukung pasangan ini. “Hapus diskriminasi ini, kami siap dukung Appi-Rahman,” ujar pendeta yang berdomisili di Kecamatan Manggala ini.

Lain juga keluhan Pendeta Zakaria Gojan. Ia mengaku selama ini kelompoknya masih termarjinalkan. “Seperti kesulitan untuk mendirikan rumah ibadah ibadah,” katanya.

Keluhan lain diutarakan pengurus Gerakan Siswa Kristen Indonesia (GSKI) Makassar, Kristian Romanto. Ia mengaku pihaknya sering diberi janji-janji manis pemerintah. “Insentif guru sekolah minggu hanya janji-janji dari pemerintah sebelumnya. Tidak ada realisasi,” tuturnya.

Menanggapi semua keluhan itu, Appi-Rahman berjanji memberi solusi. Jika kelak dipercaya memimpin Kota Makassar, tak ada lagi isu-isu diskriminatif di era pemerintahannya.

“Pendeta dan guru-guru sekolah minggu juga akan mendapat insentif. Tidak hanya guru-guru mengaji saja. Rumah-rumah ibadah, termasuk gereja akan diasuransikan,” janji Appi.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...