Kemenag Diminta Gencar Lobi Kuota Tambahan Haji

ILUSTRASI. Pemerintah Arab Saudi tengah mengkaji ada atau tidaknya pelaksanaan Ibadah Haji 2020. Sejumlah opsi pun dibahas dan akan diumumkan minggu ini. (PPIH Arab Saudi/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sulsel menjadi daerah dengan daftar tunggu haji terlama. Kemenag diminta memprioritaskan kuota untuk Sulsel.

Anggota Komisi VIII DPR RI asal Sulsel, Muh Fauzi mengatakan pemerintah mesti gencar membuka komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi. Dengan penduduk muslim mayoritas di dunia, Indonesia tentu menjadi salah satu negara yang perlu diberikan perhatikan khusus. Harus getol meminta tambahan kuota haji.

“Kami mendesak pemerintah melalui Kemenag terus memperjuangkan menambah kuota untuk jemaah haji asal Indonesia. Untuk kuota yang ada harus lebih proporsional alokasinya kepada daerah yang antreannya hingga 43 tahun seperti di Bantaeng. Minat haji di Sulsel itu sangat tinggi,” ungkapnya kepada FAJAR, Rabu, 9 September.

Tahun ini, tidak ada pemberangkatan haji akibat pandemi covid-19. Hal ini tentu akan memicu semakin panjangnya antrean haji di sejumlah daerah. Kuota haji tentu dipahami sangat tergantung dari kebijakan pemerintah Arab Saudi.

“Akan tetapi perlu lobi yang lebih gencar lagi agar kuota bisa kembali ditambah mengingat Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar,” jelasnya.

Fauzi yang sebelumnya masuk dalam Panitia Kerja Haji 2020 mengakui masih banyak hal yang bisa dimaksimalkan. Salah satunya adalah masih tingginya kuota haji sisa tiap tahunnya. Tahun 2019 lalu ada sekitar 524 kuota haji sisa atau hangus karena berbagai alasan.

Komentar

Loading...