Komisioner KPU Evi Novida Positif Covid-19

Ketua KPU Arief Budiman (kedua kanan) didampingi Anggota KPU Hasyim Asyari (kiri), Evi Novida Ginting Manik (kedua kiri), dan Pramono Ubaid Tanthowi (kanan) menunjukkan kertas yang berisi siaran pers terkait penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) di Gedung KPU, Jakarta, Senin (7/10/2019). KPU menyebutkan masih ada 61 dari 270 daerah yang belum menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemilu Kepala Daerah 2020. (Miftahulhayat/ Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting dinyatakan positif terinfeksi virus korona atau Covid-19. Hal ini diketahui setelah Evi menjalani tes swab PCR.

“Iya benar, berdasarkan hasil swab hari senin atau selasa, pokonya hasilnya baru keluar kemarin. Terus positif. Tapi positif tanpa gejala,” kata Ketua KPU Arief Budiman dikonfirmasi, Kamis (10/9).

Arief menyebut, meski dikabarkan terpapar Covid-19, Evi Novida tidak mengalami gejala. Menurut Arief, rekannya tidak mengalami gejala apapun.

“Jadi nggak sakit, nggak panas, nggak batuk, nggak pilek, pokonya nggak ada apa-apa,” ucap Arief.

Setelah diketahui positif Covid-19, lanjut Arief, Evi Novida langsung melakukan isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan Covid-19. Menurutnya, Gedung KPU RI juga dilakukan sterilisasi untuk disemprot disinfektan mencegah penyenaran wabah Covid-19.

Kendati demikian, meski terpapar Covid-19, Evi Novida masih bisa mengikuti kegiatan di KPU melalui virtual. “Tapi bu Evi masih aktif, masih sehat, masih mengikuti seluruh kegiatan KPU melalui daring,” pungkasnya. (jpc)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...