Telusuri Dugaan Pencucian Uang, Kejaksaan Agung Periksa Jaksa Pinangki

AKHIRNYA MUNCUL: Pinangki setelah diperiksa penyidik Bareskrim Polri di gedung Kejagung, Jakarta, kemarin. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tersangka Pinangki Sirna Malasari diperiksa jaksa penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Rabu (9/9). Pinangki diperiksa dalam kasus tindak pidana korupsi permufakatan jahat memberikan gratifikasi dengan tersangka Djoko Soegiarto Tjandra dan tersangka Andi Irfan Jaya.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menjelaskan, tersangka Pinangki Sirna Malasari diperiksa guna melengkapi kekurangan bahan keterangan sesuai dengan petunjuk jaksa peneliti dalam P-19. Sebab, terdapat perkembangan fakta-fakta hukum baru yang harus diklarifikasi dan dikonfirmasi kepada yang bersangkutan sebagai tersangka.

”Pemeriksaan ini juga guna menggali fakta hukum untuk pembuktian unsur pasal sangkaan tindak pidana pencucian uang (TPPU),” kata Hari Setiyono seperti dilansir dari Antara di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.

Selain itu, jaksa penyidik juga memeriksa tujuh saksi dalam kasus yang sama yakni Rahmat selaku teman Pinangki, Kepala Cabang PT Astra International/BMW Cabang Cilandak Christian Dylan, dan Pegawai Bank BCA Cabang Pembantu Jalan Panjang Gunito Wicaksono. Kemudian Sales PT Astra International/BMW Cabang Cilandak Yenny Praptiwi, Agent Broker Apartement Pakubuwono Ronald Halim, Agent Broker Apartement Essence Shinta Kurstatin, dan pegawai Bank BCA Cabang Pembantu Jalan Panjang Matius Rene Santoso.

Sebelumnya, Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Djoko Soegiarto Tjandra, dan Andi Irfan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi atas penerimaan gratifikasi pegawai negeri.

Komentar

Loading...