Apa Kabar Universitas Syekh Yusuf?

ILUSTRASI. Tanda Tanya.

FAJAR.CO.ID, GOWA — Pembangunan Universitas Syekh Yusuf di Gowa, batal. Tak kunjung direstui Kementerian Pendidikandan Kebudayaan (kemendikbud).

Padahal, pendirian kampus tersebut dijanjikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada 2015 lalu. Adnan bercita-cita, Gowa menjadi kabupaten pendidikan pertama. Seluruh izin danlahan sudah siap sejak 2017.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gowa, Taufik Mursad, mengatakan, pembentukanUniversitas Syekh Yusuf terhenti karena tidak mendapat izin dari Kementerian Pendidikan. Hal itu sesuai moratorium yang telah dikeluarkan pemerintah pusat. “Tidak boleh lagi membangun universitas. Jadi tidak dapat dilanjutkan,” kata Taufik,Kamis, 10 September.

Universitas Syekh Yusuf lanjutnya, memang direncanakan akan dibangun di Parangloe. Lahan seluas 100 hektare lebih milik Balai Pompengan akan dialihkan ke pemda.”Karena tidak jadi dibangun. Gagal juga pembebasan lahannya,” bebernya.

Jika saja Pemkab Gowa serius mendirikan universitas,sudah terwujud sebelum 2019. Sebab moratorium pembentukan kampus baru dikeluarkan pada 2019. Pembangunan kampus telah dijanjikan pada 2015. Janji saat pilkada.

Adnan saat itu menargetkan pembentukan Universitas Syekh Yusuf terealisasi dua tahun masa kepemimpinannya.Namun, gagal diselesaikan hingga moratorium dari kementerian pendidikan keluar.

Adnan memilih menghindar dari wartawan. Tidak berkomentar terkait gagalnya universitas tersebut. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp juga tidak direspon. (fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar