Jalan Kaki dari Balaikota ke Istana Hanya 10 Menit, Jansen: Di Tengah Bencana Kok Semakin Jauh

Partai Demokrat, Jansen Sitindaon. (IST)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Komunikasi antara Pemprod DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat kembali dipertanyakan di tengah penanganan pandemi virus corona (Covid-19).

Politisi Demokrat, Jansen Sitindaon bahkan menyebutkan jarak Balikota DKI Jakarta dan Istana Negara sangatlah dekat.

“Jarak fisik istana dan balai kota itu sangat dekat. Jangankan naik mobil jalan kaki saja 10 menit tiba,” tulisnya di kaun Twitternya, Jumat (11/9/2020)

Tapi kedua penguasa di dua tempat itu, baik Presiden Joko Widodo maupun Gubernur Anies Baswedan sepertinya sangat susah membangun komunikasi.

“Ditengah bencana begini harusnya semakin solid dan dekat bukan malah semakin jauh. Jika bencana saja tak bisa mempersatukan maka sudah ditaraf berbahaya kita ini sbg bangsa,” katanya.

Seperti diketahui, Anies telah menyampaikan keputusan tegas, yakni menarik PSBB Transisi menjadi PSBB secara total.

“Situasi wabah di Jakarta ada dalam kondisi darurat. Maka dengan kedaruratan ini tidak banyak pilihan bagi Jakarta kecuali menarik rem darurat sesegera mungkin,” kata Anies Baswedan di Balai Kota Jakarta, Rabu (9/9) malam.

Kebijakan ini pun mendapat respons dari istana. Menteri Kordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada hari Kamis (10/9) kemarin dibuka anjlok ke level 4.961.

Airlangga mengklaim kalau penyebab anjloknya saham IHSG karena pengumuman keputusan PSBB Jakarta yang diperketat lagi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Komentar

Loading...