Kebijakan Tatanan Hidup Baru Beri Angin Segar Industri Perhotelan

Tenaga Kerja Perhotelan

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Penerapan tatanan hidup baru atau new normal yang diterapkan di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan, sepertinya memberikan angin segar terhadap perekonomian Sulsel.

Pasalnya, beberapa sektor usaha mulai hidup kembali setelah berbulan-bulan vakum atau tidak beroperasi. Salah satunya industri perhotelan.

Saat ini, beberapa hotel klasifikasi bintang di Sulawesi Selatan khususnya di Kota Makassar kembali beroperasional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Bahkan tingkat hunian kamar hotel mulai merangkak sejak Juli 2020.

Public Relation, Pesonna Hotel Makassar, Endah Rudyana mengatakan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) semakin membaik setiap bulannya.

Endah mengaku rata-rata terjadi peningkatan 30 persen. Tidak hanya itu, ia menuturkan, okupansi Pesonna hotel juga meningkat saat hari libur.

“Untuk kenaikannya terhitung 30% dari Juni sampai Agustus. Sedangkan saat weekend mengalami kenaikan hingga 70% occupancy,” ucapnya saat dikonfirmasi fajar.co.id, Jumat (11/9/2020).

Meski demikian, pengunjung yang menginap didominasi oleh wisatawan lokal. Hal itu disebabkan, aktivitas pergerakan wisatawan mancanegara masih dibatasi.

“Untuk tamu dari daerah itu hanya sekitar 3% dan mereka kebanyakan datang untuk urusan bisnis,” sambungnya.

Senada dengan itu, Public Relation Gammara Hotel, Eva Susanti juga berpendapat sama. Menurutnya, okupansi hotel berangsur angsur membaik, meski tak signifikan.

“Iya sedikit demi sedikit ada kenaikan walaupun tidak signifikan,”tulisnya singkat pada pesan Whatsapp, Jumat (11/9/2020).

Komentar

Loading...