Puan Maharani Sasaran Kritik, Ini Serangan Balik Politikus PDIP

Jumat, 11 September 2020 09:05

Kapitra Ampera-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kapitra Ampera menganggap Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, hanyalah korban perundungan (bullying) oleh pihak-pihak yang selama ini memendam kemarahan dan kebencian subjektif terhadap tokoh politik dan pemerintahan.

Pihak-pihak tersebut menurut Kapitra, mencari pintu untuk menumpahkan kebencian dan kemarahannya itu. Salah satunya dengan memanfaatkan pernyataan Puan Maharani yang berbunyi “Semoga Sumbar menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila”.

“Mereka melihat ada celah di ventilasi lalu dia bongkar itu ventilasi, dia jadikan pintu masuk untuk menumpahkan segala amarahnya itu. Caranya apa? Mengamputasi seluruh kalimat-kalimat lalu dia tafsirkan sendiri,” ucap Kapitra kepada jpnn.com, Kamis (10/9).

Kapitra yang juga politikus PDI Perjuangan mengatakan bahwa kalimat yang diucapkan Puan hanyalah sebuah doa dan harapan. Sekaligus mengingatkan dan menguatkan bagaimana pancasilaisnya orang Sumbar.

“Jadi kalau saya katakan ‘semoga kau nak, jadi memang anak yang saleh’, apakah dia berandalan? Apakah dia preman? Bajingan? kan tidak demikian,” tutur Kapitra.

Bagikan berita ini:
6
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar