Puan Maharani Sasaran Kritik, Ini Serangan Balik Politikus PDIP

Jumat, 11 September 2020 09:05

Kapitra Ampera-- jawa pos

“Cuma oleh mereka, (kalimat Puan) dimutasi langsung. Ditafsirkan sendiri bahwa Mbak Puan menuding, menuduh bahwa mereka tidak pancasilais,” sambung mantan pengacara Habib Rizieq Shihab ini.

Selain itu, Kapitra juga melihat pihak-pihak yang mem-bully Puan mencari pembenaran dengan membangun jembatan ke masa lalu.

Mereka menghidupkan kembali nisan tokoh-tokoh masa lalu yang berjuang untuk negara, seperti Tan Malaka, Bung Hatta, M Yamin, dan lainnya.

Akan tetapi, katanya, mereka sebenarnya lupa dengan apa yang terjadi setelah tokoh-tokoh yang mendirikan pondasi negara ini, serta meletakkan pilar-pilar kebangsaan.

“Mereka membangun jembatan masa lalu untuk hari ini, tetapi mereka lupa dua hal. Pertama, pemberontakan PRRI yang justru bertentangan dengan tokoh-tokoh sebelumnya,” ucap Kapitra.Kemudian yang kedua, kata pengacara kelahiran Padang ini, mereka tidak melihat realitas hari ini bahwa tak ada lagi spirit Tan Malaka atau orang seperti Tan Malaka yang mereka lahirkan. Atau seperti Mohammad Yamin dan ulama besar sekelas Buya Hamka.

Bagikan berita ini:
5
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar