Syamsuddin Raga: Hentikan Rencana Revisi Perda Minol Demi Kemaslahatan Anak Bangsa

Syamsuddin Raga

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Revisi perubahan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2014 tentang Minuman Beralkohol bergulir kencang. Sejumlah legislator DPRD Kota Makassar pun bereaksi keras atas rencana perubahan tersebut.

Legislator Perindo, Syamsuddin Raga menganggap rencana perubahan ini tidak logis dan salah nalar. Dimana dewasa ini tindak kriminal mayoritas karena bersumber dari pengaruh minuman keras.

“Saya secara pribadi maupun lembaga dari Perindo menganggap bahwa itu tidak logis. dimana selama ini terjadi peristiwa kriminal akibat daripada minuman keras, jadi untuk mengurangi kriminal yang terjadi selama ini, jangan diperjual bebaskan minol karena itu bagian daripada antisipasi buat remaja maupun generasi selanjutnya,” papar Syamsuddin Raga di Gedung DPRD Kota Makassar, Jumat (11/9/2020).

Ia juga menekankan jika revisi ini berlanjut dikhawatirkan terjadi pelebaran penjualan di luar tempat penjualan yang telah ditetapkan. Diantaranya hotel, diskotik, karaoke dan pub. Sehingga dampaknya bagi sosial kemasyarakatan juga akan bertambah.

“Tentu kita harus berpikir untuk tidak diperlebar ini penjualan, jadi sesuai dengan UU yang ada, yang diperbolehkan itu adalah hotel, bar dan pab, saya rasa cukup untuk disitu saja,” tegas dia.

Sehingga dengan alasan tersebut, Partai Perindo menolak keras perubahan perda ini. “Saya rasa teman-teman dari ormas ini betul karena itu bagian dari antisipasi bagi remaja ke depannya,” pungkas Syamsuddin Raga. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar