Zero Covid-19 Empat Hari, Klaster Perkantoran Meledak di Bone

FOTO: AFP BAWA PETI MATI: Sejumlah tenaga medis berjalan menggunakan kendaraan mengampanyekan begitu bahayanya wabah Virus Corona (Covid-19) hingga menimbulkan korban jiwa yang tak sedikit khususnya di kawasan episentrum Jakarta, kemarin.

FAJAR.CO.ID, BONE — Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bone melonjak drastis. Naik 45 kasus. Klaster perkantoran.

Bone dinyatakan zero covid pada 25 Agustus. Itu hanya bertahan empat hari. Pada 30 Agustus ada kasus baru 7 orang positif yang akan melakukan perjalanan keluar. Hasip rapid test ketujuh orang itu negatif, tetapi swab testnya positif.

Kemudian pada 7 September angka positif di Bumi Arung Palakka meledak. Ada 28 tambahan kasus. Semuanya dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Bone. Imbasnya kantor itu pun ditutup. Dan pada Rabu, 9 September satu orang lagi terkonfirmasi positif.

Juru Bicara Tim Percepatan dan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bone, dr Yusuf mengatakan untuk 28 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di pegawai BKKBN Bone semua sudah dilakukan tracing. “Dari 79 sampel swab yang dikirim, ada 28 positif. Termasuk Kepala dan sekretarisnya,” katanya Kamis (10/9/2020) malam.

Kata dia, pihaknya belum merinci jumlah pasti pegawai BKKBN yang positif. Sebab, ada juga dari pelacakan kontak pasien positif Covid-19 yang lain. “Sementara data kami pilah, karena ada juga yang bukan dari BKKBN Bone. Akan tetapi juga hasil pengembangan kasus positif sebelumnya,” tambahnya.

Hingga saat ini sebanyak 101 kasus positif di Bone, 56 di antaranya sembuh dan 45 kasus sementara menjalani perawatan. Mereka pun mengikuti program wisata Covid-19 Pemprov Sulsel. (agung/fajar)

Komentar

Loading...