Anak 8 Tahun Jadi Jukir, PD Parkir Lakukan Ini

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya bergerak cepat menanggapi adanya anak di bawah umur yang menjadi juru parkir (Jukir).

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir, Irham Syah Gaffar, terjun langsung ke toko yang berada di Jalan Ratulangi tempat Aco (8) menjadi Jukir. Selain itu Irham Syah juga memberikan edukasi bahwa yang dilakukann adalah hal yang dilarang.

“Ini kan anaknya masih di bawah umur, masih SD. Makanya kami langsung melakukan edukasi di tempat. Tidak dibenarkan anak kecil menjadi Jukir,” ungkapnya, Sabtu (12/9/2020).

Menurut Irham, Aco yang tinggal di Jalan aAndi Tonro menjadi Jukir atas suruhan orang tuanya. Namun hal itu tetap tidak bisa dibenarkan. Bisa dianggap eksploitasi anak.

“Alasannya membantu orang tuanya mencari uang. Tapi kan ini tetap tidak kita benarkan, ini sama saja dengan eksploitasi anak, melanggar undang-undang perlindungan anak, juga aturan ketenagakerjaan,” jelasnya.

Irham kemudian memilih pendekatan yang humanis dengan memberikan edukasi. Bahkan karena merasa iba, ia terlihat memberikan bantuan kepada Aco dan berpesan agar tidak lagi menjadi Jukir.

“Ini kasihan, harusnya anak seperti itu tidak dibiarkan bekerja. Di usia segitu, harusnya mereka belajar, makanya tadi kita edukasi dia dan minta pulang ke rumah. Berhenti kerja jadi Jukir,” pungkasnya. (ikbal/fajar)

Komentar

Loading...