Bank di Makassar Dipalak Preman, Pelaku Mengelak Tapi Ketahuan

Pelaku pemalakan dibekuk polisi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Lima pemuda tak berkutik dan tak bisa banyak bicara. Aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar menangkap mereka.

Kelimanya diduga adalah preman yang beraksi di sekitaran Jalan Gunung Bawakaraeng. Salah satu pegawai bank di sana jadi korban.

Petugas bank itu mengaku dipalaki usai menggelar sebuah acara. Karangan bunga di halaman bank itu diduga jadi lahan bisnis bagi preman tersebut.

“Mereka meminta uang secara paksa sesuai dengan jumlah karangan bunga yang ada di sana. Satu karangan bunga, mereka minta Rp50 ribu rupiah,” kata Dantim Penikam Polrestabes Makassar, Ipda Arif Muda, Sabtu (12/9/2020).

Selain meminta berdasarkan jumlah karangan bunga, uang itu juga dianggap sebagai jasa pengamanan oleh preman untuk kelangsungan acara bank tersebut.

Aksi pemalakan itu pun sudah dilakukan berkali-kali oleh para terduga pelaku, setiap kali ada acara di kawasan bisnis tersebut.

“Sudah berkali-kali mereka memalak. Korban pun keberatan hingga melaporkan kejadian itu kepada kami,” tambah perwira satu balok ini.

Akhirnya, kelima terduga preman itu dibawa ke posko Tim Penikam untuk diinterogasi lebih lanjut.

Saat diinterogasi, kelimanya mengaku tidak melakukan pemalakan. Dia mengaku, aksi itu justru dilakukan oleh seseorang yang membuat mereka dituduh sebagai preman.

Pembelaan diri oleh para terduga preman ini membuat Ipda Arif tidak mudah percaya. Lama diinterogasi, kelimanya akhirnya meminta maaf atas kejadian itu.

Komentar

Loading...