Bentuk Partai Baru, Viva Yoga: Publik akan Menilai Pak Amien Rais Telah Tinggalkan PAN

Sabtu, 12 September 2020 15:46

Amien Rais

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais akan mendirikan partai baru guna mengawal jalannya pemerintahan ke depan. PAN pun tidak mempermasalahkan keputusan Amien Rais. Karena hak politik dari Amien Rais untuk membuat partai baru.

Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan Amien Rais ‎bakal mendirikan partai baru tersebut.

“Maka itu adalah hak politik Pak Amien yang dijamin konstitusi. Bahwa setiap warga negara bebas merdeka untuk berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan, sebagaimana termaktub di pasal 28 UUD 1945,” ujar Viva kepada wartawan, Sabtu (12/9).

Viva Yoga menuturkan jika ‎ Amien Rais mendirikan partai politik baru, maka masyarakat akan menilai PAN tidak akan identik lagi dengan sosok mantan Ketua MPR tersebut.

“Publik akan menilai Pak Amien Rais telah meninggalkan dan keluar dari PAN. Padahal Pak Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN, di samping ada Albert Hasibuan, AM Fatwa, AM Lutfi, Syamsurizal Panggabean, Ismid Hadad, Zoemrotin, Gunawan Muhammad, dan Abdillah Toha,” katanya.

Viva berujar, dalam kondisi saat ini upaya untuk membangun identitas partai membutuhkan perjuangan dan sumber daya partai yang besar.

Suatu partai politik baru di tengah politik kontemporer mesti berjuang untuk membangun infrastruktur partai, menyiapkan pengurus dan kader militan.

Kemudian harus lolos sebagai peserta pemilu, serta harus lolos parliamentary threshold yang setiap pemilu angkanya semakin naik sesuai ketentuan UU Pemilu.

“Karena pengurus dan kader PAN itu rasional dan berakal sehat, tentu akan mempertimbangkan hal tersebut dan tidak akan ikut dengan partai baru. Jika ada yang bergabung kemungkinan hanya kecil saja. Tidak signifikan,” katanya.

Apalagi para anggota legislatif mulai dari DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten dan kota, dan eksekutif PAN, di mana mereka telah berjuang memenangkan kompetisi elektoral, sampai detik ini tidak ada satupun yang menyatakan akan keluar dari PAN.

“PAN saat ini fokus melakukan konsolidasi organisasi, penataan pengurus dan kader, membuat program kemanusiaan yang bermanfaat bagi masyarakat, dan terus berupaya berbuat baik bagi nusa dan bangsa,” tuturnya.

Sebelumnya, Amien Rais menyebut pihaknya akan mendirikan sebuah partai baru. Hal ini untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di tanah air ini.

“Saya dan sebagian sahabat-sahabat saya yang perhatian dengan perkembangan kondisi bangsa dan negara kita akhir-akhir ini bahwa ada kebutuhan perlunya muncul sebuah partai baru, mungkin ada sebagian anak bangsa yang merasa bahwa kondisi bangsa Indonesia sekarang ini udah baik-baik saja,” ujar Amien kepada wartawan, Jumat (11/9).

Amien menilai Indonesia sudah menandakan gejala-gejala akan terjadi krisis. Sehingga hal ini mesti diwaspadai oleh pemerintah. Karena jika tidak ada tindakan maka akan ada akan resesi.

“Bagi kami banyak sekali indikasi yang menunjukkan bahwa sesungguhnya kita ini berada diambang krisis, krisis sosial, politik, ekonomi yang semakin buruk, suram dan bisa-bisa menuju resesi berat ke arah depresi. Mudah-mudahan tidak,” katanya.

Amien mengatakan partai baru yang nantinya akan dideklarasikan tersebut akan melawan segala bentuk kesewenang-wenangan. Termasuk juga sebagai kontrol untuk pemerintah.

“Asas partai adalah Islam rahmatan lil alamin, Islam melarang diskriminasi atas nama apapun. Sementara semboyan kami adalah melawan kezaliman dan tegakkan keadilan,” ungkapnya.

Lebih lanjut mantan Ketua MPR ini mengatakan masih merahasiakan mengenai logo partai baru termasuk juga AD/ART. Ini karena masih dicari waktu yang tepat untuk mendeklarasikan partai baru tersebut. (jpg/fajar)

Komentar