Idrus Marham Bebas, Usai Dua Tahun Dibui

Idrus Marham

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Mantan Menteri Sosial Idrus Marham bebas murni. Terpidana kasus korupsi proyek Pembangkit Listirk Tenaga Uap (PLTU) Riau-1 itu bebas setelah menjalani hukuman dua tahun penjara.

“Telah dibebaskan 11 September pagi dari Lapas Kelas 1 Cipinang,” kata Kabag Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti,

Rika menuturkan berdasarkan putusan Mahkamah Agung pada tingkat kasasi tertanggal 2 Desember 2020 Nomor 3681/KPID.SUS/2019, Idrus dihukum dua tahun penjara. Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar itu juga mesti membayar denda Rp50 juta.

“Sudah dibayarkan pada 3 September 2020,” beber Rika.

Idrus divonis dua tahun penjara, jauh lebih ringan dari lima tahun penjara. Ini setelah MA mengabulkan kasasi yang diajukan Idrus dalam kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Riau-1.

Putusan dengan nomor register 3681 K/PID.SUS/2019 itu diketok palu, Senin, 2 Desember 2019. Vonis diberikan hakim agung Krisna Harahap, Abdul Latief, dan Suhadi.

Seperti diketahui, Idrus dan politikus Golkar Eni Maulani Saragih dinilai terbukti menerima suap dari bos BlackGold Natural Resources Limited Johannes Budisutrisno Kotjo. Idrus dan Eni mengantongi uang pelicin Rp2,250 miliar terkait PLTU Riau-1.(fik/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...