IPM Sulsel, Terus Merangkak Naik Tapi Masih di Bawah Rata-rata Nasional


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai masih cukup rendah dalam mengelola sumber daya alam melimpah yang dimiliki Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain memprihatinkan, kapabilitas SDM dalam sebuh kepemimpinan juga masih perlu mendapat perhatian dan upaya dalam mendorong kualitas SDM itu sendiri.

Terbukti dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel yang mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Sulsel berada di bawah rata-rata nasional yaitu 71,66 persen, sedangkan angka nasional yakni 71,92 persen.

Tercatat sejak tahun 2010 hingga 2019, angka IPM Sulsel merangkak naik, namun tidak mencapai angka rata-rata nasional.

Di antaranya tahun 2010 angka IPM hanya 66,00 sedangkan rata-rata nasional yaitu 66,53. Sedangkan di tahun 2011 angka IPM menunjukkan 66,65 dengan rata-rata nasional 67,09. Tahun 2012 IPM Sulsel 67,26 dengan rata-rata nasional yakni 67,70. Dan di tahun 2018 IPM Sulsel mencapai 70,90 namum angka rata-rata nasional yakni 71,39.

“Angka IPM memberikan gambaran komprehensif mengenai tingkat pencapaian pembangunan manusia sebagai dampak dari kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh suatu negara atau daerah,” dikutip dari data rilis BPS Sulsel, Sabtu (12/9/2020).

Kepala BPS Sulsel, Yos Rusdiansyah mengatakan semakin tinggi nilai IPM suatu daerah atau negara, maka menunjukkan pencapaian pembangunan manusianya semakin baik.

Menurutnya, pertumbuhan IPM Sulsel cenderung fluktuatif. Di 3 tahun terakhir yakni 2015 hingga 2018 pertumbuhan IPM Sulsel monoton turun. Namun kembali naik di tahun 2019 sebesar 1,07 persen.

Komentar

Loading...