Setelah Tak Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Bupati Cantik Ini Juga Kena Tegur Mendagri

Bupati jember, dr Faida (int)

FAJAR.CO.ID, JEMBER – Bupati Jember Faida mendapat teguran keras dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Perempuan berusia 51 tahun itu dianggap telah melakukan pelanggaran protokol kesehatan dalam tahapan pilkada yakni saat melakukan pendaftaran ke Kantor KPU Jember dengan membawa ribuan massa pendukung.

“Saya menyadari bahwa memang memprihatinkan situasi pandemi saat pendaftaran tersebut. Jumlah massa yang mengikuti lebih banyak dibandingkan jumlah yang tersampaikan dan dikoordinasikan,” kata Faida saat dikonfirmasi wartawan di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Jumat (11/9) sore.

Petahana itu mengaku tidak bisa menghalangi animo masyarakat yang sangat antusias untuk mengantarkannya mendaftar sebagai bakal calon bupati di Kantor KPU Jember pada Minggu (6/9). Selama ini pihaknya selalu melarang pendukungnya untuk turun ke lapangan.

“Selama ini terlalu sering saya melarang mereka turun ke lapangam, seperti pada saat pemakzulan yang disampaikan DPRD Jember dan ketika ada banyak masalah dinamika politik,” ucap bupati perempuan pertama di Jember itu.

Menurutnya, para pendukungnya sudah sangat patuh terhadap permintaannya untuk tidak berkumpul dan turun di lapangan demi menjaga kondusivitas wilayah dan menghindari COVID-19.”Mungkin dorongan emosional yang sudah lama dipendam, sehingga pendukung saya beramai-ramai mengantarkan saya mendaftar sebagai calon kepala daerah di KPU dan tentu tidak dibiaya dari pasangan calon,” katanya.

Faida mengatakan pihaknya sudah melarang dan memberikan imbauan baik melalui radio, televisi, maupun media sosial, agar mengantarkan pasangan Faida-Vian dari rumahnya dan mengirimkan doa dari jauh.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...