Tolak Revisi Perda Minuman Beralkohol Sejak Awal, Ini Alasan Fraksi PKS

Ketua DPD PKS Makassar Anwar Faruq

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Penolakan terhadap pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) Minuman Beralkohol (minol) Nomor 4 tahun 2014 menggema saat sidang peripurna DPRD Kota Makassar, Jumat (11/9/2020) siang.

Total ada 6 fraksi yang kontra terhadap perubahan tersebut, salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memang sejak awal pembahasannya di Bapemperda telah menyatakan sikap menolak keras perubahan Perda tersebut.

Legislator PKS Anwar Faruq menduga ada oknum yang bersikeras merevisi pada pasal 5 Perda ini, yakni menambah tempat penjualan minol diluar dari yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Disaksikan oleh Allah SWT dan para hadirin di Parlemen ini, saya atas nama Fraksi PKS dengan tegas menolak pembahasan perubahan perda minol ini,” tegas Anwar Faruq dalam rapat di ruangan paripurna kantor DPRD kota Makassar.

Pada pasal 5 disebutkan sudah ditentukan tempat penjualan minol di hotel, bar, diskotek, karaoke dan pub. Sehingga dengan adanya revisi perda ini, kuat dugaan tempat penjualannya akan ditambah demi meningkatkan pendapatan daerah.

“Kami fraksi PKS sejak awal mencuatnya isu akan diadakan perubahan minol ini, sudah menolak keras, jika ada penambahan tempat jualan Minol tersebut,” imbuh Ketua DPD PKS Kota Makassar itu.

Sebelumnya, Wakil Ketua Bapemperda dari Fraksi PKS, Azwar tegas menolak untuk membahas rancangan perda ini, sebab ia menganggap dengan dibentuknya perda ini justru akan melemahkan penegakan terhadap minol di kota Makassar.

Komentar

Loading...