Kandidat di Barru Disebut Positif Narkoba, KPU Sulsel Mengaku Belum Tahu

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Salah satu kandidat Pilkada Barru 2020 dikabarkan gagal memenuhi persyaratan kesehatan karena hasil pemeriksaannya terkonfimasi positif narkoba.

Ketua tim pelaksanaan pemeriksaan calon kepala daerah, Prof Dr Mansyur Arif membenarkan kabar tersebut. Namun, ia tidak mengetahui persis siapa nama kandidat tersebut.

Sebagaimana diketahui, KPU bersama dengan tim pemeriksa kesehatan masing-masing dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Himpunan Psikologi Indonesia di Private Care Center (PCC) Badan Narkotika Nasional (BNN) telah merampungkanpemeriksaan kesehatan seluruh bakal calon kepala daerah Sulsel yang berpusat di Private Care Center Rumah Sakit Umum Pusat (PCC RSUP) Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Dari 31 pasangan yang telah menyelesaikan pemeriksaan, terdapat salah satu dari mereka yang terpaksa gagal karena berdasakan pemeriksaan kesehatan dan itu tidak bisa diulang karena positif Narkotika.

“Iya ada yang tidak memenuhi syarat alasannya laporan dari BNN karena narkotika,” ujar Prof Mansyur Arif, saat dihubungi awak media, Minggu (13/9/2020).

Sementara itu, Komisioner Bidang Penyelenggara Pemilu KPU Sulsel, Asram Jaya, mengaku belum mendengar informasi yang telah terdengung kencang di kalangan awak media.

Menurutnya, hari ini KPU di kabupaten tengah menggelar rapat pleno dengan agenda pembahasan hasil pemeriksaan kesehatan masing-masing kandidat di wilayahnya.

Hingga saat ini, pihaknya juga belum secara resmi menerima hasil redaksi rapat pleno dari KPU kabupaten.

Komentar

Loading...