Mega Proyek Tanjung Bunga Dimulai, Aksa Mahmud Hibahkan Lahan ke Pemkot Makassar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID — Pembangunan Mega Proyek Tanjung Bunga akhirnya dimulai. Hal ini ditandai dengan prosesi pematokan batas pedesterian jalan metro Tanjung bunga yang berlangsung pagi tadi, Minggu (13/9/2029) di depan Anjungan Danau Dayung Tanjung Bunga Makassar.

Pematokan batas lahan dilakukan secara bersama oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdullah , Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin, Ketua DPRD Kota Makassar, Rudyanto Lallo, serta pemilik lahan yang juga Founder Bosowa, Aksa Mahmud.

Mega proyek Tanjung Bunga ini terdiri atas pembangunan pedestarian, pelebaran jalan menjadi lima puluh meter, pembangunan Ampiteater, termasuk sejumlah wahana ruang terbuka yang bisa diakses oleh publik secara mudah.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah saat membacakan sambutan mengatakan bahwa setiap tahun akan selalu ada inovasi baru yang hadir, mulai dari pembangunan Stadion Mattoanging yang pengerjaannya sekitar 18 bulan kedepan, pembangunan pedestarian dan pelebaran jalan metro Tanjung Bunga sepanjang enam kilometer, termasuk pembangunan Twin tower dimana kantor publik akan disatukan, baik itu kantor Gubernur Sulsel, maupun juga kantor DPRD Sulsel.

“Seluruh bupati se Sulsel juga masing-masing akan memiliki kantor di Twin Tower agar mudah melakukan kordinasikan” ujarnya.

Sementara itu, terkait pengembangan kawasan Metro Tanjung Bunga, Nurdin Abdullah meyakini akan memberi efek yang sangat besar secara ekonomi untuk warga Makassar.

Komentar

Loading...