Gubernur Tandatangan Nota Kesepakatan terhadap Rancangan Awal Perubahan RPJMD Sulsel 2018-2023


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah melakukan pendandatanganan bersama DPRD Sulsel Terkait Nota Kesepakatan terhadap Rancangan Awal Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 di Kantor DPRD Sulsel, Senin, 14 Desember 2020.

Selain itu, Gubernur juga menyampaikan penjelasan terhadap tiga Ranperda. Yakni, Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2020;Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2020-2040; danRanperda tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Pelindungan Masyarakat.

“Hal ini merupakan wujud kerja nyata, komitmen dan kerja sama serta sinergitas antara pihak legislatif dan eksekutif dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Nurdin Abdullah dalam sambutannya.

Penyusunan Rancangan Awal Perubahan RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2018-2023 dipengaruhi adanya salah satu persoalan, yaitu pandemi Covid-19 yang mewabah ke seluruh dunia, begitu pula di Indonesia dan juga di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dengan adanya pandemi Covid-19 tersebut memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara nasional maupun di Sulawesi Selatan terutama pada sektor ketenagakerjaan dan perdagangan.

Gubernur menyampaikan, pada triwulan II pertumbuhan ekonomi secara nasional menurut provinsi, hanya dua dari 34 provinsi yang mengalami pertumbuhan positif, yaitu hanya Provinsi Papua dan Papua Barat. Untuk Sulawesi Selatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2020 mengalami kontraksi sebesar -3,87 persen.

Komentar

Loading...