Kaitkan dengan Antek PKI, Habib Rizieq Shihab: Jangan Takut Pola Intimidasi

Habib Rizieq Shihab-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab buka suara terkait peristiwa penusukan yang dialami ulama kondang Syekh Ali Jaber saat melakukan ceramah di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Lampung, Minggu (13/9) sore.

Menurut Habib Rizieq, kepolisian mesti mengusut tuntas kasus tersebut dan mencari tahu dalang di balik aksi penyerangan.

“Usut tuntas dan segera tangkap pelaku serta dalang pelaku. Umar mesti berhati-hati, motif dugaan kuat bisa jadi ini scenario antek PKI atau neo PKI,” kata Habib Rizieq sebagaimana disampaikan kuasa hukumnya Damai Hari Lubis, Senin (14/9).

Habib Rizieq yang kini masih berada di Arab Saudi itu pun meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam untuk tetap tenang.

“Semua tetap tenang dan jangan takut, umat jangan takut pola intimidasi atau provokasi mirip PKI ini,” imbuh dia.

Selain itu, Habib Rizieq juga meminta kepada masyarakat untuk tetap datang ke masjid dan berkumpul dengan para ulama.

“Tetap datang serta salat ke masjid dan selalu berkumpul dengan para ulama untuk mendengarkan tausiah atau mendapatkan ilmu dari para ulama,” tandas Habib Rizieq.

Andika, seorang warga Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB), Bandarlampung, menceritakan kronologi penusukan yang dialami ulama asal Madinah itu.

Komentar

Loading...